Senin, 31 Desember 2018

Kriminal Di Kota Pinang Labusel

Terduga Komplotan Rampok Asal Siantar Ditangkap di Labusel





Diduga melakukan perampokan, 4 warga asal Kota Pematangsiantar ditangkap di Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) Sumatera Utara (Sumut). penangkapan ke 4 pria tersebut sempat viral di media sosial, Sabtu (22/12/2018). Kejadian tersebut sempat membuat para warga sekitar panik karena adanya perampokan, penangkapan residivis komplotan perampok siantar, di tangkap di depan Supermarket Alfamidi kota pinang, tampak kejadian perampokan ini melakukan aksinya dengan memakai senjata tajam yaitu parang. Berdasarkan kesaksian dari para warga yang berinisialkan AR, dari para pria terduga komplotan perampok yang ditangkap di depan salah satu supermarket Kota Pinang tersebut ditidurkan ke tanah dan kemudian sakunya digeledah. Aksi penangkapan petugas bersenjata api itu tampak menjadi tontonan para warga. Dari hasil penangkapan tampak diamankan senjata tajam berupa parang. Setelah digeledah, para terduga perampok dimasukkan ke mobil.

Sebelumnya Sebanyak empat orang dari delapan perampok supir truck colt diesel yang ditangkap dihadiahi timah panas tim opsnal Unit Jahtanras Sat Reskrim dan Unit Jahtanras Polda Sumut (Poldasu). Penangkapan kelima perampok itu didasari laporan pengaduan korban Novrianto warga Padang Mas ll Kelurahan Pasar Baru Kecamatan  Kaban Jahe Kabupaten Karo Nomor : LP/13/XII/2018/Panei tongah, tanggal 20 Desember 2018 di jalan besar Pematangsiantar- Seribu Dolok Tepatnya Dusun Bongbongan, Nagori Janggar Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun pada hari Kamis (20/12/2018) dini hari sekitar pukul 04.00 Wib.
Kelima perampok itu DMS alias Pak Leo (40) warga jalan Pendeta J Wismar Saragih Gang 2000 Kelurahan Martoba Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar. HJS Sirait alias Surung Butar Butar (36) warga Jalan Ragi Hidup Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar. BS alias Bang Bayak (38) warga jalan Meranti Tengah Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar. LSS alias Sigondrong (34) warga jalan Bah Binonom Kelurahan Sigulang Gulang Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar. Dan S alias Girin (37) mantan karyawan kebun PT Briedgestone warga Desa Perkebunan Aek Tarum Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan.
Pada hari Kamis ( 20/2/2018) dini hari sekitar pukul 04.00 Wib, korban dan saksi Suriadi mengemudikan truk Cold Diesel BE 9345 NH melintas dari arah Kabanjahe menuju Kota Siantar Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba dihadang mobil Avanza Velox wana putih tanpa plat belakang. Tujuh orang perampok tidak dikenal keluar dari mobil itu sedangkan satu orang menunggu didalam mobil. Ketujuh perampok itu memecahkan kaca truk dan memukul korban sekaligus mengancam menggunakan alat diduga senjata api laras panjang dan senjata genggam sambil mengatakan “Mana uang jalan kalian”. Ketakutan, korban pun menyerahkan dompet miliknya. Ketujuh perampok juga mengambil barang-barang lainnya berupa tas rangsel berisi pakaian dan 2 unit HP milik korban. Selanjutnya para perampok kabur menggunakan mobil avanza velox kearah Kota Siantar. Menerima laporan pengaduan korban, Sabtu (22/12/2018) dini hari sekira pukul 02.00 Wib Kanit Jahtrans Iptu Hengki Siahaan dibantu Tim Unit 2 Subdit III Jahtanras Poldasu berhasil meringkus pelaku Sugirin alias Girin di Kota Tebing Tinggi. Atas pengakuan pelaku Sugirin, tim gabungan berhasil menangkap empat pelaku lainnya di Kota Pinang dan Kota Siantar.
Dari kelima pelaku diamankan barang bukti senapan angin merek excalibur, parang, martil, senter, obeng, paku, lem alteko, mobil xenia hitam BK 1294 WU dan lima unit HP, hanya saja saat dilakukan pengembangan untuk menangkap tiga pelaku lainnya tiba tiba empat pelaku yang ditangkap mencoba melarikan diri atau kabur dengan membuat perlawanan. Namun usaha itu sia sia karena tim gabungan terpaksa menghadiahi timah panas dibagian salah satu kaki. Begitupun tim gabungan tetap membawa keempat pelaku itu berobat ke RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar. Kelima perampok dan barang bukti sudah di tahan di RTP Mapolres Simalungun dan tiga pelaku lainnya masih diburon tim gabungan.